header besar dan yeyet

Cara Membangun Personal Branding

 

      

Cara Membangun Pesonal Branding




Istilah personal branding sudah lama terdengar di telinga kita , ini bukanlah suatu yang asing lagi , pesatnya ilmu pengetahuan di masa sekarang sangat membantu kita mengakses informasi apapun , juga mempermudah kita dalam melakukan pekerjaan , juga mudahnya kita memperluas pertemanan adanya media sosial yang bisa akses oleh siapapun , dengan itu tentunya kita menginginkan di kenal oleh orang lain dengan ciri khas kita sendiri atau yang lebih di kenal dengan personal branding .

Dengan personal branding orang akan mudah mengenali kita , contohnya para pablik figure yang sudah terkenal seperti Deddy Combuizer beliau terkenal sebagai seorang mentalis, lalu Ustadz Abdul Somad beliau di kenal sebagai pendakwah , juga Ria ricis dan Attahalilintar mereka di kenal sebagai youtuber atau Bob Sadino kita kenal dia sebagai pengusaha sukses .

Nah itulah hal itulah yang dinamakan personal branding , namun untuk lebih mengenal lebih dalam tentang personal branding , dan bagaimana kita membangunnya teman baca bisa menyimak paparan berikut ini

Mengenal Personal Branding


dikutip dari salah satu artikel Forbes yang ditulis oleh seorang President & CEO perusahaan marketing communication, Susan Gunelius.

             
Personal Branding



Personal branding adalah persepsi seseorang yang kamu bentuk terhadap dirimu dan apa yang bisa kamu tawarkan secara profesional saat ini serta di masa depan.

Setuju sih dengan pendapatnya beliau tentang pengertian personal branding , bagaimana seseorang bisa mengasah dan mengembangkan bakat atau keterampilannya yang dia punya dan memahami nilai kelebihan yang ingin di capainya .

Pokoknya, apa pun yang melekat pada dirimu, dilakukan secara konsisten, serta disadari orang lain, maka itu bisa membangun personal branding kamu tanpa disadari.

Namun sebenarnya personal branding pun bisa dibangun dengan sengaja. Artinya, kamu bisa mendesain bagaimana perspektif seseorang seharusnya terhadap dirimu.

Citra diri yang positif, profesional, dan baik sangat diperlukan untuk menunjukkan kredibilitas.

Gill Corkindale, seorang coach pada manajemen dan kepemimpinan global, menuliskan pada artikelnya di Harvard Business Review bahwa ada 4 (empat) hal penting dalam personal branding, yaitu:

  1.  Menarik untuk orang-orang sekitar
  2.  Otentik (asli, tidak duplikasi orang lain)
  3.  Konsisten
  4. dikenal banyak orang

Apa Manfaat Personal Branding


Personal branding dapat terbentuk secara alamiah maupun di sengaja untuk mencapai tujuan tertentu, seperti pengakuan atas keahlian yang dimiliki, menonjolkan bakat, atau ingin dikenal sebagai seseorang yang potensial, Lantas, apa saja manfaat personal branding ? yuk kita simak paparan berikut ini

1. Meningkatkan Percaya diri dan kredibitas .


Personal branding yang kamu bangun akan akan membuat kamu lebih percaya diri terhadap kemampuan yang kamu punya , dampak positifnya kamu akan termotivasi untuk mengassah kemampuan dan keterampilan . Pemahaman kamu mengenai keuinika diri dan nilai positif juga akan lebih berkembang. Hal ini akan membantu mengoptimalkan kekuatan kamu meraih karier atau tujuan yang diingikan.

Makin tinggi rasa percaya diri, kamu akan lebih bersemangat dalam mengerjakan sesuatu. Bahkan, kamu tak akan merasa terbebani ataupun tertekan saat dhadapkan pada suatu permasalahan yang sulit. Ketika reputasi terbentuk dengan baik orang-orang akan merasa nyaman untuk bekerja sama ataupun memberikan kepercayan pada kamu.


2. Membangun koneksi


Ketika kamu memantapkan diri untuk membangun reputasi, kamu bisa mendapatkan lebih banyak eksposur dan kesempatan di masa depan. Di era digital ini, kamu bisa memanfaatkan sosial media untuk menambah koneksi dan menambah kenalan tanpa batas .

Dengan kemampuan personal branding dan nilai diri, kamu bisa bisa mengembangkan sayap hingga ke ujung dunia. Dengan koneksi yang luas kamu juga akan lebihbmudah mencapai tujuan besar dalam hidup, seperti mendapatkan karier yang bagus, dikenal skala international, atau menjadi sosok penting yang berpengaruh .


3. Memperkuat Bisnis.


Personal branding juga sangat memperkuat terhadap bisnis yang kamu jalankan, karena personal branding dapat meningkatkan integritas bisnis di mata calon kinsmen, pelanggan setia, pesaing, hingga rekan bisnis. Personal branding memberikan manfaat berupa kemudahan dalam menggaet calon pelanggan, memaksimalkan strategi pemasaran, membangun jaringan, dan koneksi bisnis.

4. Menonjolkan keunggulan yang dimili.


Personal branding juga dapat menunjukan keunggulan yang kamu miliki, Oleh karena itu, wajib focus pada kekuatan diri sehingga menjadi ciri khas yang diketahui oleh publik. Dengan begitu orang lain akan melihat kamu dengan keungguannya.



Cara membangun personal branding


Ingat ya teman, bahwa personal branding itu tidak bisa kamu dapatkan secara instant, maka kamu harus berupaya sekuat mungkin agar orang-orang mengetahui bakat atau kelebihanmu. Ini lah yang bisa kamu lakukan untuk bisa membangun personal branding.

1. Menentukan tujuan.


Tentunya setiap yang kamu lakukan di muka bumi ini harus mempunyai tujuan bukan? Termasuk dalam membangun personal branding pun kamu harus mengetahui dulu tujuannya akan kemana, dan untuk apa, temukan yang akan menjadi goal mu di masa depan.


Misal apakah kamu ingin dikenali orang sebagai seorang conten creator…?, mungkin mentalis , atau video editor …?, bahkan mungkin sebagai penyanyi atau bahkan sebagai ustadz.


2. Melakukan Riset.


Personal branding adalah hal yang tidak bisa kamu lakukan tanpa strategi yang matang. Pada akhirnya, kamu perlu bersaing dengan orang lain yang juga sedang berusaha membuat branding diri yang memukau.

Kamu bisa meriset orang-orang yang menurutmu punya personal branding yang baik dan dapat dijadikan role model. Cari tahu apa yang mereka lakukan, mulai dari kebiasaan, etos kerja, dan sebagainya.

Hal ini bukan berarti kamu boleh menjiplak, ya. Tak apa jika kamu memang memerlukan contoh sebagai sumber inspirasi. Kamu tetap bisa tonjolkan kepribadian dan kemampuanmu yang unik.

3. Tentukan karakter yang ingin kamu tonjolkan


Ketika orang mendengar namamu, deskripsi diri seperti apa yang ingin kamu dengar?

Apakah kamu ingin diingat sebagai orang yang ramah, humoris, dan editor yang mahir Adobe Premiere Pro, atau kamu ingin dideskripsikan sebagai editor yang berwibawa tapi sering berinteraksi dengan orang lain?

Tentukan ini di awal sehingga persona yang terbentuk ke depannya bisa konsisten dan kamu akan mudah diingat oleh orang-orang.

4. Jangan berbohong


Bagian terpenting dari personal branding ialah originalitas. Ungkapan ‘fake it until you make it’ bukan berarti kamu boleh berbohong dan berusaha keras menjadi orang lain.

Misalnya, kamu mungkin ingin dipandang sebagai travel blogger yang sering membagikan cerita perjalanan dan tips liburan ke luar negeri.

Nah, jangan sampai kamu malah mencuri karya milik orang lain tanpa seizinnya. Lalu kamu berpura-pura seakan-akan karya dan pengalaman tersebut adalah milikmu.

Selain merusak reputasi, hal ini juga berpotensi melanggar hukum, lho. Lebih baik jujur dengan kondisi saat ini dan biarkan kesederhanaanmu menjadi faktor unik kamu.


5. Jangan tunda lagi, ayo mulai dari sekarang


Personal branding perlu waktu yang lama untuk bisa dibangun dengan baik. Tak hanya sebulan dua bulan atau bahkan setahun dua tahun, ini adalah hal yang perlu kamu lakukan terus menerus.

Maka dari itu, semakin cepat kamu memulai akan semakin baik.

Kalau kamu menunggu dirimu menjadi sempurna dulu, niscaya kamu tidak akan pernah memulainya. Jadi, ayo bangun personal branding mulai dari sekarang!

Jika kamu ingin menunjukkannya lewat social media pun bisa. Namun ingat, jangan sampai kamu kehilangan jati dirimu yang sesungguhnya.


Mengenali Personal Branding Diri sendiri


Tentunya memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengenali bakat atau keuinikan diri ini, butuh perenungan juga pengakuan dari orang-orang sekitar, misalnya Ketika diri ini senang dengan menjahit maka saya butuh orang terdekat untuk mensupport hobby saya itu dengan mencari les atau belajar lebih dalam lagi tentang menjahit .


Pun sama Ketika diri ini suka menulis saya memerlukan tambahan ilmu agar cara hobi menulis ini bisa terasah dengan professional seperti hal nya mengikuti pelatihan blogger, menjalin pertemanan dengan teman-teman seputar penulisan, agar hobi menulis ini bisa terasah dengan baik, akhirnya bisa di akui oleh orang-orang kalua saya adalah seorang ibu yang menyukai dunia menulis .



Satu lagi dengan hobi memasak, memasak adalah aktivitas sehari-hari yang biasa di lakukan seorang ibu rumah tangga pada umumnya, namun memasak juga bukan hanya sekedar menyalurkan kewajiban kita sebagai ibu rumah tangga untuk bisa menghidangkan makanan yang enak, bergizi dan di sukai warga rumah, tetapi memasak juga bisa di jadikan skill untuk mendapatkan penghasilan.


Dengan berawal dari hobi memasak saya bisa berjualan Nasi liwet sunda setiap harinya, dan sekaraang orang-orang mengenal saya bukan hanya seorang ibu rumah tangga, namun juga mengenal saya dengan Owner nasi liwet khas sundanya.


Yap dengan ini saya yakin bahwa personal branding saya adalah Momblogger juga Owner Nasi liwet sunda . besar harapan saya semoga usaha yang sedang saya jalani sekarang ini bisa berkembang lagi, masyarakat teruatama di wilayah semarang bisa mengenal saya sebagai Momblogger juga Owner Nasi Liwet Sunda .

Related Posts

Post a Comment