header besar dan yeyet

Cara Mengatasi Trauma Psikologis,

 

Cara mengatasi trauma psikologis


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.


Pada artikel kali ini penulis akan berbagi tips cara mengatasi trauma psikologis,namun sebelumnya, penulis akan share dulu tentang  bagaimana trauma psikologis tersebut. Yuk kita simak.


Trauma Psikologis


Trauma psikologis adalah kondisi yang terjadi sebagai akibat dari peristiwa buruk yang menimpa diri seseorang. Kejadian yang tidak menyenangkan ini membuat orang yang mengalaminya merasa tidak aman dan tidak berdaya menghadapi dunia yang penuh bahaya.


Trauma bisa terjadi karena berbagai macam hal, misalnya 

  1. mengalami tindakan kekerasan seksual, 

  2. kehilangan orang tersayang

  3. menjadi korban bencana alam, atau kecelakaan.

  4. Mengalami bullying saat remaja 

  5. kekerasan dalam rumah tangga.


Trauma psikis dapat mempengaruhi berbagai aspek, mulai dari fisik, mental, perilaku, hingga interaksi sosial. 

Cara mengatasi Trauma Psikologis, Menurut Ajaran Islam .


Nah berikut penulis akan share beberapa caranya mengatasi trauma Psikologis yang diajarkan oleh agama Islam.

  1. Berdoa kepada Allah swt


Ketika kita mendapat suatu musibah bencana pertama kali yang dilakukan adalah  ingat dan berdo'a kepada Allah Ta'ala. 


Mintalah kepada Allah Ta'ala untuk dituntun hati ini, minta diberikan ketenangan agar tidak sedih dan takut.


Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, memohonlah kepada Allah Ta'ala, dekatkan diri kepada Allah Ta'ala. Insya Allah, Dia akan memberikan ketenangan hati sehingga kamu tidak trauma, dan mengembalikan kesegaran serta kejernihan pikiran.


  1. Sabar dan sholat


Nabi Muhammad SAW bersabda 


"Apabila Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menemui kesulitan, maka beliau segera mengerjakan sholat." (HR Abu Dawud)


Dan Allah pun berfirman dalam Al-quran surat Al-Baqoroh :

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." (QS 2:45-46).


  1. Selalu Menjaga wudhu dalam kondisi apapun


Jiwa kita akan menjadi tenang jika membiasakan diri mengambil wudhu sebelum melakukan pekerjaan.


Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan diri mengambil wuduk sebelum memulai pelajaran agar apa yang dibaca akan mudah diingat. Dan akan mudah diingat nantinya.


  1. Menenangkan diri dengan banyak berdzikir


Zikir merupakan pekerjaan hati dan lisan untuk senantiasa bertasbih serta mengagungkan Allah SWT.


Terlepas dari keutamaan dzikir dalam Al-Qur’an dan Hadis, Allah SWT pun memerintahkan hambanya mendekatkan diri dengan dzikir. Ini dijelaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-ahzab ayat 41.


"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab : 41).


Selain keutamaan dzikir dalam Al-Qur’an dan Hadis, sudah banyak pula penelitian yang menguatkannya. Penelitian dari Universitas Washington yang dimuat dalam majalah Scientific American edisi Desember 1993, menyebutkan bahwa berdzikir bisa mengaktifkan syaraf-syaraf otak.


Dalam Al-Quran surat Ar-Rad ayat 28 telah disebutkan bahwa: 

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram."


Keutamaan dzikir dalam Al-Qur’an dan Hadis adalah dapat menentramkan. Setiap manusia pasti pernah merasakan stres atau gundah,selain itu juga dapat membantu membangun kesabaran dalam diri dan menenangkan pikiran .


Pikiran yang tenang, tentu akan semakin mudah dalam mengambil keputusan secara rasional. Aktivitas dzikir adalah aktivitas manusia untuk memusatkan pikiran kepada Allah SWT.


  1. Membaca Al-Quran setiap hari 

Al-Quran mengandung berbagai macam petunjuk untuk hidup kita. Jika kita mampu memahami petunjuk-petunjuk yang terkandung didalamnya kita akan merasakan kenikmatan dan ketenangan. 


Sebagaimana Allah sampaikan bahwa Al-Quran adalah benar-benar petunjuk yang nyata. Petunjuk bagi manusia, yang dapat membuat hidup kita lebih tenang, karena kita senantiasa berjalan dijalan yang benar.


6. Berkumpul Dengan orang orang Sholeh.


Orang sholeh adalah orang yang dekat dengan Allah, apabila kita bergaul dengan para shalihin akan membuat kita terbawa untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. 


Berkumpul dengan orang-orang sholeh adalah salah satu amalan yang dapat menenangkan hati dan pikiran kita. Segala kegundahan dalam hati dan pikiran akan terobati dengan nasehat-nasehat yang berguna yang membawa kita untuk selalu menyerahkan segala hasil dari urusan kita kepada Allah SWT.


Itulah beberapa Cara mengatasi Trauma psikologis, menurut ajaran Islam , yang penulis rangkum dari berbagai sumber, semoga bisa bermanfaat bagi semua sobat yeyetkusmiati.com.


Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Related Posts

Post a Comment